Bhisma Adinaya

Bhisma Adiinaya

Blogs

Progres Pembangunan MRT – 10/12/2015

Hari ini saya mendapatkan kesempatan yang langka. Saya mendapat izin untuk memasuki tunnel atau lorong bawah tanah pembangunan MRT. Tanpa membuang waktu saya pun mengambil kesempatan tersebut untuk juga melakukan peliputan foto seperti apa keadaan di bawah sana.

Rute perjalanan saya dimulai dari area patung pemuda yang berada di Senayan, Jakarta Selatan. Lengkap dengan berbagai alat pelindung diri (APD) saya menuruni tangga sedalam kurang lebih 16 meter di bawah tanah. Seperti di film aksi Holywood, lorong besar terbentang dengan area gelap dan terang yang membuat lorong tersebut seperti hidup.

Dari permukaan di jalan memang tidak terlihat ada pembangungan yang berarti, namun di bawah permukaan ada sebuah bor raksasa yang selalu menggerus perut Jakarta. Antareja namanya. Mesin bor berdiameter 6,7 meter ini mampu melubangi perut Jakarta sejauh 8 meter setiap harinya.

Penasaran seperti apa keadaan di bawah? Berikut beberapa foto hasil liputan saya untuk Majalah Intisari.

Proses dan aktivitas pembangunan tunnel untuk MRT di bawah sepanjang jalan Sudirman.

Pembangunan tunnel MRT dimulai di bawah patung Pemuda, Senayan, Jakarta Selatan.

Proses dan aktivitas pembangunan tunnel untuk MRT di bawah sepanjang jalan Sudirman.

Keadaan calon terminal besar di Senayan. Terdiri dari 2 lantai di bawah tanah.

Proses dan aktivitas pembangunan tunnel untuk MRT di bawah sepanjang jalan Sudirman.

Beberapa bulan yang lalu, kawasan ini masih bisa dilintasi oleh kendaraan bermotor.

Proses dan aktivitas pembangunan tunnel untuk MRT di bawah sepanjang jalan Sudirman.

Pekerja menepi sesaat ketika lokomotif pembawa materi bangunan melintasi lorong.

Proses dan aktivitas pembangunan tunnel untuk MRT di bawah sepanjang jalan Sudirman.

Lokomotif ini bertugas untuk membawa material pembangunan menuju setiap sisi lorong.

Proses dan aktivitas pembangunan tunnel untuk MRT di bawah sepanjang jalan Sudirman.

Setiap pekerja harus melintas di area yang sudah ditentukan agar menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

Proses dan aktivitas pembangunan tunnel untuk MRT di bawah sepanjang jalan Sudirman.

Seorang pekerja sedang mengamati proses pembangunan di calon terminal Senayan.

Proses dan aktivitas pembangunan tunnel untuk MRT di bawah sepanjang jalan Sudirman.

Patung pemuda nampak kecil bila dibandingkan dengan konstruksi pembangunan jalur MRT ini.

Proses dan aktivitas pembangunan tunnel untuk MRT di bawah sepanjang jalan Sudirman.

Pekerja melakukan pengecekan terhadap beberapa kelengkapan.

Proses dan aktivitas pembangunan tunnel untuk MRT di bawah sepanjang jalan Sudirman.

Beberapa pekerja melakukan pengukuran terhadap sudut kemiringan tunnel agar pembangunan presisi.

Proses dan aktivitas pembangunan tunnel untuk MRT di bawah sepanjang jalan Sudirman.

Petugas mencatat hasil pengukuruan sudut kemiringan pada belokan tunnel.

Proses dan aktivitas pembangunan tunnel untuk MRT di bawah sepanjang jalan Sudirman.

Selang pemasok udara terbentang di sepanjang tunnel dan dialirkan menuju ruang kontrol.

Proses dan aktivitas pembangunan tunnel untuk MRT di bawah sepanjang jalan Sudirman.

Lokomotif membawa tanah dan material hasil pengeboran untuk di bawa ke atas dan dipindahkan.

Proses dan aktivitas pembangunan tunnel untuk MRT di bawah sepanjang jalan Sudirman.

Perjalanan menuju mesin bor Antareja harus dilalui dengan akses yang sempit.

Proses dan aktivitas pembangunan tunnel untuk MRT di bawah sepanjang jalan Sudirman.

Seorang pekerja asal Jepang melakukan pengecekan terhadap pasokan air.

Proses dan aktivitas pembangunan tunnel untuk MRT di bawah sepanjang jalan Sudirman.

Area ini merupakan tempat pertama bor Antareja melubangi perut Jakarta.

Seorang petugas berjalan menjauhi mesin bor Antareja yang sedang melubangi perut Jakarta.

Seorang petugas berjalan menjauhi mesin bor Antareja yang sedang melubangi perut Jakarta.


PHOTO JOURNALIST GRANT 2011

Sekedar Sharing saja bahwa ada event BEASISWA untuk pewarta foto / wartawan foto yang diadakan oleh Permata Bank dan PannaFoto Institute..

waktu untuk submit fotonya memang sudah lewat,
tapi setelah para wartawan foto ini selesai mendapatkan pelatihan, mereka akan membuat pameran foto plus workshop..

workshopnya kapan saya belum tahu tapi akan saya update šŸ™‚
pameran fotonya di mana dan kapan juga akan saya update..

yang oke bgt dari acara ini tuh mereka punya tujuan untuk mengembangkan kemampuan para wartawan foto supaya nantinya para wartawan foto bisa menyampaikan pesan (lewat foto) kepada masyarakat dengan lebih baik, terutama mengenai isu pendidikan di Indonesia..

ini webnya http://www.indonesia-photojournalistgrant.org/

semoga info ini berguna šŸ™‚

PHOTO EDITING – TUTORIAL “PANNING EFFECT”

klik di sini

PHOTO EDITING – TUTORIAL “VECTOR”

VECTOR

klik di sini

PHOTO RECONSTRUCTION


PHOTO EDITING – TUTORIAL “BHISMA’S STYLE”

klik di sini

PHOTO EDITING – TUTORIAL “RENAISSANCE STYLE”

klik di sini

BASIC LITERATURE FOR PHOTOGRAPHY “FOTOGRAFI GONZAGA”

klik di sini

atau buka link di bawah ini:

http://www.mediafire.com/file/hyewoehayk1pn84/materi%20dasar%20FONZA.pdf

PHOTO HUNTING, CHINESE STORY (CHINA BENTENG)

Saya dan teman-teman pada hari minggu 14 Februari 2010 melakukan hunting foto di Tangerang.

Kegiatan ini dilakukan di klenteng BOEN TEK BIO, pasar Anyar.

Mengapa kami memilih daerah ini?

Karena di daerah ini kita masih dapat menemukan yang disebut dengan masyarakat China Benteng.

Masyarakat China benteng adalah masyarakat China yang sudah mengalami percampuran budaya dan Ras.

Masyarakat ini mayoritas memiliki kulit gelap dan berbahasa keseharian seperti bahasa Sunda, Betawi dan Indonesia

(ki-ka) Yessi, Yoppy, Dian, Rahma, Bai Xi, Pak Cin Eng, Yoppy, Leonardus, Riva, Bhisma

Pak Cin Eng (Gunawan), beliau adalah seorang tokoh masyarakat dan seorang budayawan setempat. Beliau adalah salah satu masyarakat asli China benteng. Karena adanya percampuran budaya, Beliau tidak dapat berbicara dalam bahasa China

DEUTSCHER FOTOBUCHPREIS 2009 (6/2/2010)

selesai juga event BOOK DISCUSSION di goethe, DEUTSCHER FOTOBUCHPREIS 2009 (6/2/2010)

dalam diskusi ini, kami mendiskusikan buku TIM WALKER dan THE ROMA JOURNEYS.

Dua jam terasa cepat sekali berlalu ketika para pembicara (Jerry Aurum, Lans Brahmantyo, Josh este) dan moderator Sinartus Sosrodjojo (Media Indonesia) memimpin jalannya diskusi buku ini. Peserta yang hadir juga aktif melemparkan pertanyaan kepada pembicara.

Sayangnya, waktu selalu datang memaksa untuk menyudahi acara diskusi ini.

PAMERAN BUKU FOTO MASIH BERLANGSUNG HINGGA 14 FEB 2010

(PannaFoto Institute – Goethe)

PARA PEMBICARA

SUASANA DISKUSI


error: Content is protected !!
Visit Us On TwitterVisit Us On FacebookVisit Us On Google PlusVisit Us On Instagram